Rabu, 18 Juni 2014

Allah Maha Adil

Bismillahirrahmaanirrahiim...

Dalam ayat-ayat sebelumnya telah disinggung pernyataan mengenai siksaan dan balasan Ilahi di dunia ini dengan cara diturunkannya siksaan terhadap para pendosa secara tiba-tiba. Sementara dalam ayat ini disebutkan mengenai siksa bagi orang-orang yang jahat dan pendosa pada Hari Kiamat, sebagaimana mereka telah melakukan kejahatan tersebut terhadap sesamanya. Mereka sendiri tidak mau berhenti dari berbuat kejahatan, sehingga mereka akan mendapatkan azab dan siksaan yang sangat pedih untuk selamanya. Dasar pemberian siksaan Ilahi itu tergantungkan pada amal perbuatan manusia sewaktu di dunia. Begitu pula mereka dalam menghadapi kejahatan yang telah mengkristal senantiasa akan merasa tersiksa.

Dari ayat tersebut terdapat dua pelajaran yang dapat dipetik:‎
1. Dalam kebudayaan Islam, kezaliman tidak hanya terhadap orang-orang lain, akan tetapi yang namanya dosa bukan terbatas pada kezaliman. Karena berbuat zalim terhadap diri sendiri juga zalim terhadap para nabi yang diutus untuk kepada umat manusia.
2. Siksa dan balasan Allah adil dan setimpal dengan amal perbuatan manusia, dan sekali-kali bukan melebihi dari amal perbuatannya.

(tafsirQuran)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar