![]() |
| Abdullah Hasan Al Banna |
Sebab itu, tepat sekali ketika tanda jasa itu kita sematkan untuk Saudara-saudara kita yang telah berjasa memperjuangkan Nilai-nilai Keadilan di Negeri Piramida tersebut. Telah beratus ribu Syuhada menjual Jiwa, Raga dan kesenangan duniawinya untuk memperjuangkan nilai-nilai keadilan itu. Nilai-nilai yang akan mereka banggakan kelak di hari keabadian.
Darah-darah yang telah ditumpahkan oleh rezim tangan besi. Dan senjata yang menjadi bahasa komunikasi mereka para Militer tak bernyali. Yang berani menumpahkan peluru,dan merakit preman-preman bisu membuang harta-harta mereka untuk tetap menahan tanpa terasa pilu.
Ratusan ribu lebih
seketika itu korban tertembus timah panas. Diiringi berhari berhari
setelahnya, Jiwa-jiwa yang memperjuangkan Hak mereka dihantui kegilaan
militer, tak ada yang ditakutkan. Para Syuhada itu adalah jiwa-jiwa
penikmat Syurga yang menghantarkan mereka ke pangkuan Rabb-Nya
Kini, Presiden sejati itu masih tegar dalam keistiqomahan. Mempertahankan Kebenaran serta Izzah diri yang tetap dijaga hingga datang waktu pembalasan. Disana, para Syuhada yang telah dulu pergi selalu tersenyum, karena Mati Syahid yang dicita-citakan menjadi kenyataan.
Semoga kita bisa menyusul mereka, bersama-sama berbincang di teras Firdaus. berbagi kisah perjuangan di dunia, bersama-sama menanti kehadiran saudara-saudara yang lain, yang masih terus ikhlas dalam perjuangan di jalan-Nya. Karena tanah Mesir, Tanah para Syuhada.
Ikut serta dipublikasikan dalam www.kasurau.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar